si Kembar


Bertahan...
Keadaan ini yang memungkinkan aku harus bertahan, bertahan dalam kenyataan ini.
Kenyataan yang harus aku terima. iya... terima dengan apa adanya.
Bersyukur ??
Iya.. aku harus bisa bersyukur menerima semua ini dan ini sudah kewajibanku :) bukan buat saat ini melainkan buat selamanya.
.
Aku di lahirkan dari sosok rahim ibu ku. ibu ku telah di fonis oleh dokter bahwa ibu ku akan mempunyai janin kembar (2 bersaudara sekaligus). hingga kita di lahirkan dengan sempurna.
Tak ada yang kurang dari salah satu organ tubuh kita, tapi ini berbeda dari yang lain.
Aku sendiri...
Tak ada ayah, tak ada ibu, dan tak ada saudara kembar ku.
Hanya nenek dan kakek yang saat itu menemani ku. aku di besarkan oleh mereka tanpa ayah dan tanpa ibu. ayah ibu dan saudara ku menetap di Bali, entah alasannya apa ?? apa tentang pekerjaan ? (mungkin). mereka semua meninggalkan ku...
Saat itu aku merindukan ASI (air susu ibu), merindukan kasih sayang orang tua dan aku juga merindukan saudara kembar ku :')
4 tahun...
mereka meninggalkan ku, saat itu juga aku tak pernah tau bagaimana raut wajah mereka. awalnya aku menganggap ini keluarga yang tak sempurna. tak ada ayah, tak ada ibu, tak ada kasih sayang, tak ada cinta, dan tak ada saudra kembarku :'(
Seandainya posisi ini waktu dimana aku sudah beranjak remaja, ku pastikan air mata ini akan terjatuh, tapi ini tidak akan terjadi. usia ku masih dini (kekanak-kanakan) belum tau mana arti hidup pahit dan mana arti hidup yang manis.
.
Menunggu hal yang ku impikan yaitu bertemu ayah, ibu dan saudara kembarku :) tapi kapan ? sementara detikan jarum jam, hari pun masih berjalan. sedangkan sekarang ini tak ada jawaban yang akan menjawab semua penantian ku... detik demi detik, hari demi hari ku lewati dengan penantian. sebuah penantian keluarga kecilku :*
Bertahan...
Aku bertahan, bersabar untuk menyambut kedatangan mereka dan akhirnya penantian ku, kesabaran ku menjadikan hasil.. yyyyyyyyeeeeeeeeeee :) mereka kembali, mereka pulang. mereka memelukku, menciumku, meminangku. kebahagiaan inilah yang aku harapkan selama ini.
Terima kasih tuhan engkau sempatkan aku bertemu dengan keluarga ku, dan bercanda tawa dengannya.
Aku harap ini untuk selamanya bukan saat ini saja. saudara kembar ku benar-benar anggun, benar-benar cantik dan tidak jauh beda dengan ku ;)
Kartika Putri Nda itulah nama saudara kembar ku dan aku sendiri Kartika Pratiwi... kita selalu bersama-sama, kemana-mana pun bersama. iya... hanya berdua :D inilah kehidupan ku yang ku harapkan selama ini tuhan.
Bersama dengan keluarga kecilku itu adalah pemberian hadiah dari tuhan yang paling terindah.
.
Perhatiannya...
Astagfirulloh. perhatian kecil yang di berikannya menjadi begitu berharga... ini benar-benar istimewah :)
4 tahun ?? iya... masih ku ingat 4 tahun lamanya hidup tanpa seorang ayah, tanpa seorang ibu dan tanpa saudara kembar ku.
Untuk saat ini kami tampak sebagai keluarga yang sempurna tak ada lagi rasa kekurangan dan kehilangan. aku patut bersyukur hingga saat ini, aku masih memiliki keluarga yang utuh ({})

-kartika pratiwi-