menunggu ??



Terusik Waktu.... 
kapan?? kapan ?? kapan ??
kita selalu menunggu sedetik, dua detik,, tiga detik,,...
terus selalu seperti itu...
terkadang kesabaran pun ikut campur dalam msalah ini,
tapi apa boleh buat selain kita menunggu jawaban.
Bahkan kita di buat tangis olehnya, bukan hanya 'bahkan',,
tetapi selalu, terus, dan hampir setiap hari.
Rindu, selalu melengkapi dan membuat semakin deras rintikan air di pipi ini.
itu hampir setiap hari aku lakukan,
aku merasa kehilangan, meras kesepian, merasa segalanya. Seakan-akan aku yang paling parah terkena musibah.
kemudian aku teringat, bukankah disana dia yang paling sangat kehilangan ?? aku, kita, mereka, dia, kamu, siapapun itu.
Ternyata aku disini terlalu EGOIS, sungguh egois.
Apa-apaan yang aku lakukan. Aku tak bisa melihat di sisi lain, aku terlalu kalap.
jarak kita jauh, sungguh jauh. padahal satu hal, yang ingin aku lakukan memeluk dia sekali iniiiiii aja....
kemudian aku berfikir dan meraskan lagi, ada cerita-cerita lain membuatku sedikit tersenyum dan sedikit lega.
Bukankah disana dia telah mendapatkan anugerah yang lebih dari segalanya ?? manfaat atas masa depanya. masa depan lebih baik.
bukankah ini hanya perkara waktu ?? ingatlah tujuan awal,. Acuhkan segalanya, kau tak sendirian. Disini kita bisa menjadi pelarianmu, ceritamu, cerita kita, cerita mereka...



-Pittha Vita-